PENGANTAR BISNIS SESI 5 MANAJEMEN DAN ORGANISASI


PENGANTAR BISNIS SESI 5
MANAJEMEN DAN ORGANISASI

A. Pengertian.
Menejemen adalah suatu proses, yang terdiri dari kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya. Dalam menejemen ada tiga hal penting yang harus diperhatikan yaitu :
1. Ada tujuan yang ingin dicapai.
2. Pemanfaatan summber daya yang ada untuk mencapai tujuan.
3. Pengendalian atas kegiatan-kegiatan manusia, agar mereka menjalankan tugasnya dengan benar.

B. Sarana Manajemen.
Seperti telah disebutkan sebelumnya, yaitu bahwasanya dari tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam manajemen salah satunya adalah “ada tujuan yang ingin dicapai”. Dan untuk memudahkan dalam pencapaian tujuan perusahaan diperlukan sarana pendukung, seperti :
1. Man (Manusia).
2. Money (Uang / Modal Kerja).
3. Materialis (Bahan Baku).
4. Methods (Metode).
5. Market (Pasar).
Dalam sebuah manajemen perusahaan, tentunya memiliki prinsip serta fungsi dari manajemen itu sendiri. Dan dibawah ini akan dijelaskan mengenai prinsip dan fungsi manajemen.

C. Prinsip Manajemen.
Dalam prinsip manajemen ada 14 prinsip yang perlu diperhatikan, yaitu seperti di bawah ini :
1. Pembagian Kerja.
2. Kekuasaan dan Tanggungjawab.
3. Disiplin.
4. Kessatuan Perintah.
5. Kesatuan Arah.
6. Kepentingan Individu di bawah kepentingan umum.
7. Pembayaran upah yang adil.
8. Sentralisasi.
9. Garis kewenangan.
10. Tata tertib.
11. Keadilan.
12. Stabilitas pegawai.
13. Inisiatif.
14. Jiwa kesatuan.

D. Fungsi Manajemen.
Ada 5 fungsi yang biasa didapatkan dari sebuah manajemen dalam suatu perusahaan, yaitu sebagai berikut :
1. Planning (Perencanaan).
Yaitu menggambarkan tentang apa, bagaimana, mengapa, dan kapan dilakukan suatu aktivitas, kemudian ditetapkan siapa yang melakkukan, bagaimana pembagian kerja, pembagian wewenang, tanggung jawab serta pertanggung jawaban dari masing-masing kegiatan.
Bentuk perencanaan dalam manajemen ada berbagai macam,namun ada 6 bentuk perencanaan yang sangat umum, yaitu sebagai berikut :
a) Sasaran
b) Kebijakan
c) Strategi
d) Prosedur
e) Aturan
f) Program
Sedangkan manfaat dari perencanaan dalam fungsi manajemen untuk manajemen perusahaan itu sendiri adalah :
a) Dapat memberikan arah dan arti tujuan yang hendak dicapai perusahaan
b) Dapat ditentukan suatu pedoman sebagai standar atau ukuran untuk mengurangi ketidakpastian
c) Dapat diukur berhasil tidaknya suatu kegiatan, guna memudahkan pengawasan
d) Dapat membantu memperkirakan peluang di masa yang akan dating
e) Menciprakan efisiansi biaya
Dalam perencanaan manajemen tentunya harus dilakukan penyusunan terhadap rencana yang akan diterapkan. Berikut ini adalah langkah-langkah umum yang harus diperhatikan dalam menyusun perencanaan, yaitu :
a) Menetapkan Tujuan
b) Menyusun Anggapan-anggapan
c) Menentukan berbagai alternatif tindakan
d) Mengadakan penilaian terhadap alternatif tindakan yang sudah dipilih
e) Mengambil keputusan
f) Menyusun rencana pendukung
2. Organizing (Pengorganisasian).
Pengorganisasian adalah keseluruhan aktifitas manajemen dalam mengelompokan orang-orang serta penetapan tugas, fungsi wewenang, serta tanggungjawabnya dengan tujuan terciptanya organisasi yang berdaya guna dan berhasil.
Dalam suatu organisasi terdapat hubungan-hubungan yang berkaitan dengan pengorganisasian. Hubungan-hubungan tersebut adalah :
a) Hubungan Informal. Yaitu menyangkut tentang hubungan manusiawi yang sifatnya tidak resmi
b) Hubungan Formal. Yaitu merupakan bentuk hubungan resmi sesuai dengan bagan organisasi. Dalam hubungan formal terdapat tiga hubungan dasar, yaitu :
 Tanggungjawab
 Wewenang
 Pertanggungjawaban
Untuk menciptakan organisasi atau pengorganisasian yang baik maka perlu dilakukan langkah-langkah yang tepat. Ada lima langkah-langkah yang umum, dan langkah-langkah tersebut adalah :
a) Memperinci seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan
b) Membagi beban kerja ke dalam aktivitas yang secara logis dan menyenangkan dapat dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang
c) Mengkombinasikan pekerjaan anggota perusahaan dalam cara yang logis dan efisien
d) Penetapan mekanisme untuk mengkoordinasikan pekerjaan anggota organisasi dalam satu kesatuan yang harmonis
e) Memantau aktivitas organisasi dan pengambilan langkah-langkah penyesuain untuk mempertahankan atau meningkatkan efektivitas
3. Direction (Pengarahan).
Pengarahan adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota organisasi melakukan kegiatan yang sudah dittentukan kea rah tercapainya tujuan. Pengarahan memiliki dua prinsip penting, yaitu :
a) Prinsip keharmonisan dengan Tujuan. Yaitu pemenuhan kebutuhan yang dimiliki para pekerja, untuk harmonis dengan kepentingan perusahaan yang bertujuan mencapai atau mendapatkan laba.
b) Prinsip Kesatuan Komando. Prinsip ini sangat penting untuk menyatukan arah tujuan dan tanggungjawab para bawahan kepada satu pimpinan saja.
Satu keberhasilan fungsi pengarahan atau direction sangat dipengaruhi oleh tiga hal, yaitu :
a) Pemberian Motivasi
b) Kepemimpinan yang handal
c) Komunikasi yang efektif
Untuk mencapai suatu keberhasilan fungsi pengarahan, maka harus diperhatiakan pula cara atau metode penerapan dalam pemberian pengarahan tersebut. Dan ada tiga metode pemberian pengarahan, yaitu sebagai berikut :
a) Orientasi. Adalah cara pengarahan dengan memberikan informasi yang perlu agar kegiatan dapat dilakukan dengan baik.
b) Perintah. Yaitu merupakan permintaan dari pimpinan bawahan untuk melakukan suatu kegiatan pada keadaan tertentu. Ada perintah lisan dan tertulis, ada perintah formal dan informal
c) Delegasi Wewenang. Yaitu pimpinan melimpahkan sebagian dari wewenagnya kepada bawahan
4. Coordinating (Pengrkoordinasian).
Pengkoordinasian adalah suatu proses pengintegrasian tujuan dan aktivitas unit-unit yang terpisah dalam suatu perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Pengkoordinasian memiliki tiga prinsip koordinasi yang penting, yaitu sebagai berikut :
a) Prinsip Kontak Langsung, yaitu secara horizontal maupun vertikal
b) Prinsip Penekenan pada Pentingnya Koordinisasi. Semua pihak dalm organisasi memahami betul tentang pentingnya berkoordinisasi
c) Hubungan timbal balik diantara faktor-faktor yang ada. Semua individu yang terlibat harus saling tukar informasi, melakukan hubungan yang rutin dan saling bekerjasama
5. Controling (Pengendalian).
Pengendalian adalah proses untuk menjamin bahwa tujuan-tujuan organisasi dan manajemen tercapai dengan menemukan dan mengoreksi penyimpangan yang terjadi.
Pengendalian organisasi memiliki empat langkah dalam proses pengendaliannya, yaitu sebagai berikut :
a) Menetapkan standard an metode untuk mengukur prestasi
b) Mengukur prestasi
c) Menentukan kesesuain antara prestasi kerja dengan standar
d) Mengambil tindakan korektif
Dalam pengendalian atau controlling organisasi perusahaan, memiliki sepuluh cara pengendalian yang baik untuk perkembangannya, yaitu :
a) Harus mendukung sifat atau kebuutuhan dari kegiatan
b) Setiap kegiatan memiliki cara pengendalian yang berbeda
c) Harus segera melaporkan setiap ada penyimpangan
d) Harus berorientasi jauh kedepan
e) Harus akurat dan obyektif
f) Harus fleksibel
g) Harus serasi dengan pola organisasi
h) Harus ekonomis
i) Harus mudah dimengerti
j) Harus diikuti dengan tindakan koreksi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s